Jumat, 21 Januari 2011

Petani dan Anjingnya

Petani dan Anjingnya

detail_img

FRIDAY, 21 JANUARY 2011

Total View : 218 times

Ada seorang petani yang punya seekor anjing yang sering duduk di pinggir jalan dan menunggu kendaraan lewat. Begitu ada mobil yang lewat, anjing itu biasanya langsung lari dan mengejarnya sambil terus menggonggong. Suatu hari, seorang tetangga itu bertanya pada petani tersebut “Apakah menurutmu anjing itu suatu saat akan berhasil menangkap sebuah mobil yang dikejarnya?”
Petani itu menjawab, “Bukan itu yang saya kuatirkan. Apa yang mengganggu pikiran saya adalah apa yang akan dia lakukan jika ia bisa mendapatkan satu mobil saja?”
Banyak orang terkadang bertingkah seperti anjing itu dalam hidupnya, mengejar sesuatu tanpa tujuan yang jelas. Jika Anda mengejar sesuatu atau target Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Hal ini Anda bisa lakukan dengan cara SMART (bijak/pintar), caranya adalah:
Specific - spesifik, terinci. Buatlah sebuah tujuan yang jelas dan terperinci. Jangan hanya gambaran umum, buatlah serinci mungkin.
Measurable - dapat di ukur. Jika Anda tidak dapat mengukurnya, Anda tidak akan pernah dapat mencapainya. Ukuran adalah sebuah cara untuk Anda memonitor apakah Anda telah melakukan sebuah kemajuan atau tidak.
Achievable – dapat diraih. Ini artinya bahwa target Anda adalah sesuatu yang bisa di raih dan cukup menantang untuk meraihnya.
Realistic – realistis. Jika Anda mencoba menjadi seorang milyader dalam waktu hanya satu bulan, hal seperti ini bukanlah sesuatu yang realistis.
Time bound – ada tenggat waktu. Anda harus membuat tenggat waktu, dari tanggal memulainya hingga tanggal pencapaiannya. Tanpa tenggat waktu, Anda tidak akan memiliki motivasi dan disiplin dalam mencapainya.
Sumber : great-motivational-stories.blogspot.com

Kamis, 21 Oktober 2010

Teladan Seorang Yang Tak Berpendidikan

Rabu, 20 Oktober 2010 | 20:38 WIB
.
JAKARTA, KOMPAS.com — Eriyanto (14) tak bisa membendung air matanya saat bersalaman dengan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/10/2010) sore. Eri, demikian ia biasa disapa, adalah kapten tim Indonesia yang turut dalam kejuaraan Milan Camp di Italia.
Sore ini, Presiden menerima Eri dan teman-temannya yang baru mendarat dari Italia. Indonesia menjadi jawara dan Eri terpilih sebagai "Best Captain" alias kapten terbaik.
Air mata yang menetes di pipinya merupakan ungkapan haru dan bangga. Wajah kedua orangtua dan adik semata wayang di kampung halaman, Kabupaten Nagrak, Sukabumi, terbayang di pelupuk mata Eri.
Dengan suara terbata, Eri memperkenalkan dirinya kepada Presiden SBY. Tak malu, ia mengakui hanya seorang anak putus sekolah.
"Nama saya Eriyanto, umur saya 14 tahun. Setelah SMP saya putus sekolah dan berasal dari keluarga tidak mampu," kata Eri saat Presiden meminta para remaja itu memperkenalkan diri berikut latar belakang keluarganya.
Ungkapan polos Eri memancing Presiden, "Dari mana tadi?" Eri menjawab, "Nagrak, Sukabumi, Bapak," katanya.
Kedua orangtua Eri adalah petani. Alasan keterbatasan ekonomi membuat Eri tak melanjutkan sekolahnya. Setiap hari, ia membantu orangtua dengan memberi makan hewan ternaknya.
Nasib baik menghampirinya saat PT Asia Sport Development menjaring bibit berbakat. Eri selama setahun terakhir berlatih di bawah gemblengan mantan pesepakbola nasional, Arif Hidayat.
"Dia berbakat dan terpilih untuk ikut dalam tim yang berangkat ke Italia," terang Manajer Tim, Ricky Djoharli.
Eri kemudian dipercaya menjadi kapten tim untuk menggantikan rekannya yang mengalami cedera. "Saya tidak menyangka, akhirnya bisa terpilih sebagai kapten terbaik," katanya dengan terisak.
Di Italia, tim Indonesia mengalahkan empat tim asal Eropa dan Amerika Latin. Puncaknya, tim Indonesia mengalahkan tim Italia pada babak final.
Perjuangan anak-anak muda ini tak mudah. Di tengah dinginnya cuaca Italia, mereka menjaga semangat tetap membara. "Kalau latihan, pakai jaket dan celana panjang. Awalnya agak susah adaptasi dengan dinginnya karena di Indonesia biasanya kan panas. Tapi kami berhasil," kisah Eri.
Ia pun tak pernah membayangkan bisa merasakan "merumput" di Italia. Apa harapan Eri untuk masa depannya? Cukup sederhana. "Saya ingin melanjutkan sekolah dan ingin menjadi pemain tim nasional," harapnya.
Presiden dalam sambutannya berpesan agar Menpora Andi Mallarangeng memerhatikan masa depan remaja-remaja potensial ini. "Tanya ke mereka, apa harapan dan cita-citanya. Mau menjadi pesepakbola atau karier lainnya. Bisa berhasil sebagai pemain bola, sekolah, atau profesi lain," kata Presiden.
Kini, Eri berharap, janji dan perhatian pemerintah bisa diwujudkan. "Saya ingin sekali sekolah lagi," harapnya lagi.

Senin, 18 Oktober 2010

Manfaat Mengejutkan Buah Apel

VIVAnews - Mengonsumsi makanan sehat seperti buah memang sangat dianjurkan. Salah satu buah yang bisa Anda masukkan dalam menu sehat harian Anda adalah apel.
Buah berkulit mengilap dan memukau ini ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh Anda. Seperti dikutip dari laman Shine, ketahui manfaat kesehatan dalam buah apel:
1. Mereka Makanan Lambat
Dikemas dengan kandungan serat lima gram mampu memenuhi 20 persen dari nilai asupan gizi harian Anda. Tekstur buahnya yang renyah bisa memaksa Anda untuk berusaha mengunyah. Kegiatan ini bermanfaat sebagai pengganti senam wajah.
Selain itu, pemanis alami dalam apel mampu memasuki aliran darah secara bertahap, membantu menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin stabil sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.
2. Melindungi Paru dan Mencegah Asma
Berdasarkan penelitian yang dikembangkan dari Britania Raya menyatakan, wanita yang mengonsumsi buah apel secara rutin saat mengandung bisa memberikan keuntungan kesehatan pada bayi yang akan dilahirkannya.
Selain itu, konsumsi apel bisa mencegah anak mengembangkan penyakit asma ketika usianya mencapai lima tahun. Buah ini juga dapat melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan resiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.
3. Pengikis Kolesterol
Berkat dua komponen kunci, pektin (sejenis serat) dan polifenol (antioksidan kuat), apel dapat mengambil mereduksi kadar kolesterol darah dan mencegah oksidasi LDL ("buruk") kolesterol, proses kimia yang mengubah menjadi plak penyumbatan arteri.
Trik untuk memaksimalkan manfaatnya, jangan membuang kulitnya, kulit apel memiliki dua sampai enam kali senyawa antioksidan seperti daging.
4. Melawan Kanker
Lab penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam buah berair dan berdaging renyah ini mampu membunuh pertumbuhan sel kanker. Namun, khasiatnya akan bekerja baik jika buah ini dikonsumsi secara utuh.
Orang yang mengunyah lebih dari satu hari lebih, berisiko rendah menderita kanker, mulai dari kanker mulut, esofagus, usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan lain-lain. Para penelitia Italia memperkirakan, mereka yang mengonsumsi apel secara rutin bisa mencegah penyakit mematikan ini 42 persen.
5. Mencegah Pikun Dikemudian Hari
Mungkin karena mereka meningkatkan produksi asetilkolin, zat kimia yang mentransmisikan pesan antara sel-sel saraf, sehingga kandungan apel mampu menjaga ketajaman otak seiring pertambahan usia, meningkatkan memori, dan berpotensi mengurangi kemungkinan mendapatkan penyakit Alzheimer.
Penelitian terbaru ini telah dibuktikan oleh para peneliti dari University of Massachusetts di Lowell.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Supaya Tak Merana karena Dompet Hilang

Awas, jambret dan pencuri mengintai setiap saat. Waspada sebelum menyesal.
Jumat, 8/10/2010 | 12:18 WIB
KOMPAS.com Coba lihat kembali isi dompet Anda. Selain uang, apa lagi yang ada di dalamnya? Kartu kredit, buku tabungan, atau surat-surat penting? Terbayang, betapa repotnya mengurus dokumen-dokumen ini bila dompet raib. Belum lagi soal tangan jahil yang iseng menguras tabungan dari kartu ATM Anda. Selain berhati-hati, ada baiknya Anda juga melakukan hal-hal berikut untuk meminimalkan kerugian dari kehilangan dompet.

Simpan kontak penting
Biasakan untuk mencatat nomor kontak call center setiap bank yang Anda gunakan, baik untuk ATM atau kartu kredit. Anda bisa menyimpan kontak-kontak penting ini di ponsel atau di buku catatan sehingga Anda bisa mengakses nomor-nomor penting tersebut dengan cepat untuk melakukan pemblokiran akun tabungan sebelum orang lain menikmati fasilitas yang ada di dompet dan merugikan Anda. Namun, yang terpenting, jangan pernah menyimpan catatan nomor PIN ATM dan kartu kredit Anda di dalam dompet.

Fotokopi semua dokumenAda baiknya Anda selalu menyiapkan fotokopi semua dokumen yang ada di dalam dompet dan simpan di tempat aman. Salinan dokumen ini akan berguna ketika Anda mengurus kembali dokumen yang hilang sehingga, saat melaporkan kehilangan kepada polisi dan bank terkait, prosesnya akan lebih mudah. Jika tak punya salinan dokumen, terutama kartu identitas, seperti KTP atau SIM, Anda bisa menggunakan ijazah sebagai kartu identitas, baik ijazah, SD, SMP, SMA, ataupun universitas.

ATM non-debit
Pada umumnya, kita lebih memilih menggunakan kartu ATM debit untuk memudahkan transaksi. Namun, bila Anda memiliki lebih dari satu tabungan, maka ada baiknya Anda hanya memiliki satu kartu ATM debit. Adpaun untuk tabungan lainnya cukup dibuatkan kartu ATM non-debit. Kartu ini tidak dapat digunakan untuk aktivitas pembayaran, tetapi hanya untuk keperluan transaksi di bank. Untuk mendapatkan ATM non-debit, Anda bisa meminta langsung kepada bank.

Siapkan kartu kredit darurat
Jika Anda memiliki kartu kredit lebih dari satu, maka siapkan dan simpan salah satu kartu kredit di rumah untuk keadaan darurat. Bila kehilangan dompet beserta seluruh isinya, maka biasanya kita akan memblokir semua kartu kredit yang hilang agar tak bisa disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Oleh sebab itu, untuk beberapa waktu, kita takkan bisa menggunakan kartu kredit. Begitu pun dengan ATM yang hilang, biasanya ATM lama akan diblokir dan harus menunggu lebih kurang satu minggu untuk mendapatkan kartu baru.

Di saat seperti inilah Anda membutuhkan kartu kredit darurat. Namanya juga darurat, penggunaannya pun mesti untuk hal-hal yang bersifat mendesak.

Minimalkan isi dompet
Dompet masih menjadi salah satu benda berharga yang selalu diincar para pencuri. Jadi, usahakan untuk tidak menyimpan benda bernilai Anda seluruhnya di dalam dompet. Bila perlu, simpan dokumen-dokumen penting, seperti kartu identitas, ATM, buku tabungan, dan sejenisnya di luar dompet. Cukup simpan satu kartu kredit, uang secukupnya, dan kartu nama Anda di dalam dompet. Kartu nama di dalam dompet diperlukan agar bila ada yang menemukan dompet, dia dapat dengan mudah menghubungi Anda.

Simpan di beberapa bagian
Hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi kehilangan adalah dengan menyimpan uang di beberapa bagian. Hindari menyimpan seluruh uang yang Anda bawa di dalam dompet. Ada baiknya uang Anda sebar di beberapa bagian dalam tas. Dengan begitu, jika dompet Anda hilang, maka uang tak seluruhnya ikut menghilang.

(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)



Editor: Nadia Felicia